Rabu, 27 Juni 2012

KOVER SAMPAI HALAMAN PENGESAHAN



KETELADANAN DEBORA SEBAGAI PEMIMPIN MENURUT
HAKIM-HAKIM 4:1-16 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI
KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS KRISTEN
 


SKRIPSI


Karya Tulis sebagai salah satu syarat
untuk memperoleh gelar
Sarjana Pendidikan Agama Kristen





Disusun Oleh:

KIRENIUS
NIM: 607012.S1.S.Pd.K.






SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KANAAN NUSANTARA
(STTKN)
UNGARAN
2012


KETELADANAN DEBORA SEBAGAI PEMIMPIN MENURUT
HAKIM-HAKIM 4:1-16 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI
KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS KRISTEN

 



Karya Tulis


 




sebagai salah satu syarat
untuk memperoleh gelar
Sarjana Pendidikan Agama Kristen



 




Disusun Oleh:
KIRENIUS
NIM: 607012.S1.S.Pd.K.






Mei 2012


HALAMAN PERSETUJUAN

KETELADANAN DEBORA SEBAGAI PEMIMPIN MENURUT
HAKIM-HAKIM 4:1-16 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI
KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS KRISTEN


Disusun Oleh:
KIRENIUS
NIM: 607012.S1.S.Pd.K.

Disetujui untuk dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi
STT Kanaan Nusantara

Ungaran, 08 Mei 2012

              Pembimbing I                                                         Pembimbing II



     Markus Oci, S.Th.,M.Th.                                        Yudihendrilia, S.Th.
     NIDN: 0601027802                                                   NIDN: 0601057704






Mengetahui,
Ketua Program Studi





Sadina Linda Watuseke, S.Sos., M.Th.
                                 NIDN: 0601126402


  HALAMAN PENGESAHAN

KETELADANAN DEBORA SEBAGAI PEMIMPIN MENURUT
HAKIM-HAKIM 4:1-16 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI
KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS KRISTEN

Disusun oleh:

KIRENIUS
NIM: 607012.S1.S.Pd.K.

Dinyatakan diterima dan disetujui oleh Tim Penguji Skripsi STT Kanaan Nusantara 08 Mei 2012.


                   TIM PENGUJI                                        TANDA TANGAN



1.    Sadina Linda Watuseke, S.Sos., M.Th.               ………………………………
NIDN: 0601126402


2.    Daniel Setiawan Giamulia, MACE.                    ………………………………
NIDN: 0624066903


3.    Totok Suprijadi, M.Th.                                        ………………………………
NIDN: 0609067301



Mengesahkan,
Ketua STT Kanaan Nusantara




Pdt. Julian Frank Rouw, M.Th.
                                      NIDN: 0623066801


SURAT PERNYATAAN

Yang bertandatangan di bawah ini adalah saya,
              Nama              : Kirenius
              NIM                : 607012.S1.S.Pd.K.
Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi dengan judul
KETELADANAN DEBORA SEBAGAI PEMIMPIN MENURUT HAKIM-HAKIM 4:1-16 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS KRISTEN
Telah saya susun dengan sebenar-benarnya dengan memperhatikan kaidah akademik dan menjunjung tinggi hak atas karya ilmiah.
Apabila di kemudian hari ditemukan adanya unsur plagitasi maupun unsur kecurangan lainnya pada skripsi yang telah saya buat tersebut, maka saya bersedia mempertanggungjawabkannya dan saya siap menerima segala konsekuensi yang ditimbulkannya termasuk pencabutan gelar kesarjanaan yang telah diberikan kepada saya.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggungjawab.



Ungaran, 08 Mei 2012



(KIRENIUS)






KATA PENGANTAR


KATA PENGANTAR
Terpujilah Kristus Yesus Tuhan dengan penuh pengucapan syukur penulis panjatkan yang telah memberikan kemampuan dan kekuatan serta hikmat kepada penulis selama penulis mengerjakan skripsi ini, sehingga penulis bisa menyelesaikan penyusunan skripsi ini dengan baik.
Skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik atas bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.  Melalui kesempatan ini penulis hendak mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu penulisan skripsi ini.
Pertama, kepada bapak Pdt. Petrus Choon Seog Yang, M.Div., sebagai pimpinan Yayasan Lembaga Pendidikan Kanaan Nusantara yang telah membantu penulis dengan menyediakan sarana dan prasarana yang telah tersedia di dalam Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara.
Kedua, kepada bapak Pdt. Julian Frank Rouw, M.Th., selaku Ketua STT Kanaan Nusantara yang telah mendukung, membantu dan menjadi motivator bagi penulis dalam penulisan skripsi ini.
Ketiga, kepada bapak Pdt. Sung Okhyeon, Th.M., sebagai Puket I STT Kanaan Nusantara telah mengijinkan dan membantu penulis dalam penulisan skripsi ini.
Keempat, kepada ibu Dra. Deslana Roidja Hapsarini, M.M., M.Th., sebagai Puket II bendahara STT Kanaan Nusantara, yang telah menolong dan membantu penulis dalam penulisan skripsi ini.
Kelima, kepada bapak Daniel Setiawan Giamulia, S.Th.,MA.CE., selaku Puket III, bidang pelayanan STT Kanaan Nusantara yang telah membantu, mengarahkan dan memberi inspirasi kepada penulis dalam penulisan skripsi ini.
Keenam, kepada ibu Sadina Linda Watuseke, S.Sos., M.Th., selaku Kaprodi PAK yang telah membantu, memotivasi serta mengarahkan penulis dalam penulisan skripsi ini.
Ketujuh, kepada bapak Ev. Markus Oci, S.Th.,M.Th., selaku dosen pembimbing I yang telah bersedia menyediakan waktu, pikiran dan tenaganya untuk membantu, membimbing dan mengarahkan penulis dalam mengerjakan skripsi ini.
Kedelapan, kepada bapak Yudi Hendrilia, S.Th., selaku dosen pembimbing II yang telah membimbing dan mengarahkan penulis dalam penulisan skripsi ini.
Kesembilan, kepada bapak Pdm. Edipianus, S.Th., selaku gembala sidang Gereja Baptis Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk pelayanan (weekend) selama satu tahun di Gereja Babtis Indonesia Kedu Ungaran.
Kesepuluh, kepada bapak Pdt. Rehabiyam Bilung, SH., Th.M., selaku gembala sidang Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Filipi Family Yogyakarta yang telah memberi kesempatan kepada penulis pelayanan satu tahun dan membimbing, membantu, memotivasi serta mendoakan penulis selama penulisan skripsi ini.
Kesebelas, kepada kedua orang tua dan keluarga penulis, serta saudari Bekti Ayu Kristiningtyas, AMK., yang selalu mendukung, memotivasi dan mendoakan penulis selama penyusunan skripsi.
Kedua belas, kepada para dosen, staff dan karyawan Yayasan Lembaga Pendidikan Kanaan Nusantara, yang telah mendukung dan mendoakan penulis selama proses penyusunan skripsi ini.
Ketiga belas, kepada rekan-rekan mahasiswa dan semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu yang telah mendukung, menolong dan mendoakan penulis dalam mengerjakan skripsi ini.
Penulis berharap skripsi ini dapat menolong dan menambahkan pengetahuan serta memilik karakter yang baik mengenai keteladanan karakteristik belajar dari seorang pemimpin perempuan yakni Debora dan dapat diterapkan oleh pemimpin Kristen masa kini baik di sekolah, gereja-gereja dan instansi-instansi Kristen lainnya, sehingga cahaya kemuliaan Kristus terpancar melalui kehidupan mereka.
Skripsi ini penulis persembahkan kepada Kristus Tuhan dan kemulian hanya bagi nama-Nya.  Biarlah nama Kristus Yesus Tuhan selalu dipermuliakan dalam setiap kehidupan orang-orang percaya dan yang menaruh harapan pada-Nya.

DAFTAR ISI,,KIRENIUS


DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL ..................................................................................        i
HALAMAN PERSETUJUAN...................................................................       ii
HALAMAN PENGESAHAN....................................................................       iii
SURAT PERNYATAAN...........................................................................       iv
ABSTRAKSI ..............................................................................................       v
DAFTAR ISI...............................................................................................       vi
KATA PENGANTAR                                                                                       viii
BAB I.  PENDAHULUAN........................................................................       1
A.      Latar Belakang Masalah.........................................................       2
B.       Rumusan Masalah...................................................................       3
C.       Tujuan Penelitian....................................................................       3
D.      Pentingnya Penelitian.............................................................       4
E.       Pertanyaan Penelitian..............................................................       4
F.        Ruang Lingkup Penelitian......................................................     5
G.      Metode Penelitian...................................................................       5
H.      Definisi Istilah........................................................................       7
I.         Sistematika Penulisan.............................................................       9

BAB II. KARAKTERISTIK KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS      KRISTEN                            11
A.      Pengertian Karakteristik.........................................................       11
B.       Kepala Sekolah.......................................................................       12   
1.        Pemimpin Pendidikan......................................................       14
2.        Kualifikasi Menjadi Kepala Sekolah Kristen...................       16
C.   Kepala Sekolah Sebagai Administrator..................................       18   
1.        Membuat Perencanaan (Planning)...................................       18
2.        Menyusun Organisasi Sekolah.........................................       19
3.        Bertindak Sebagai Pengarah............................................       20
4.        Bertindak Sebagai Koordinator.......................................       21
5.        Melakukan Pengawasan...................................................       22
6.        Pengendalian....................................................................       23
D.   Fungsi dan Tugas Kepala Sekolah..........................................       23
1.        Supervisi..........................................................................     24
2.        Pembinaan Kurikulum.....................................................       25


E.   Macam-Macam Karakteristik..................................................       26
1.        Jujur ................................................................................       27
2.        Dapat diPercaya...............................................................      28
3.        Lemah-lembut..................................................................       29
4.        Cerdas..............................................................................       30
5.        Peduli...............................................................................       32
6.        Fasilitator.........................................................................       34

BAB III.  KETELADANAN DEBORA SEBAGAI PEMIMPIN
MENURUT HAKIM-HAKIM 4:1-16.......................................       36
A.  Introduksi Kitab Hakim -Hakim.............................................       36
B.  Biografi Debora......................................................................       47
C.  Karakteristik Debora...............................................................       50
1.        Rendah Hati (Hakim-hakim 4:4-7)..................................       55
a.         Tunduk.....................................................................       58
b.         Mengutamakan Orang Lain........................................     59
c.         Mendengar Orang Lain............................................       60
2.        Berani (Hakim-hakim 4:9)...............................................       61
a.         Karena Kebenaran....................................................       64
b.         Berpegang Teguh Pada Pendirian............................       64
c.         Berani Mengambil Resiko........................................       65
3.        Motivator (Hakim-hakim 4:8,14).....................................       66
a.         Peduli Terhadap Orang Lain....................................      71
b.         Menjadi Pendengar yang Baik.................................       72
c.         Mengajak pada Kebaikan.........................................       73
d.        Mengerti Keinginan Orang Lain...............................       73

BAB IV.  IMPLEMENTASI KETELADANAN DEBORA
................ SEBAGAI PEMIMPIN..............................................................       75
A.  Rendah Hati............................................................................       75
B.  Berani......................................................................................       78
C.  Motivator ...............................................................................       80

BAB V.   KESIMPULAN..........................................................................       85
A.  Kesimpulan.............................................................................       85
B.  Saran-saran..............................................................................       88
DAFTAR PUSTAKA

�˕ �=$

BAB V KESIMPULAN



BAB V
KESIMPULAN

Penulis dalam bab V ini akan menyampaikan kesimpulan-kesimpulan, tentang apa yang telah disampaikan penulis dalam skripsi yang berjudul “Keteladanan Karakteristik Debora Sebagai Pemimpin Menurut Hakim-Hakim 4:1-16 dan Implementasinya bagi Kepala Sekolah SMA Kristen”.  Pada bagian ini penulis menyampaikan kesimpulan dan saran-saran kepada para pembaca.

A.  Kesimpulan

Kemajuan dan kemunduran suatu lembaga sangat tergantung kepada seorang pemimpin.  Jika lembaga tersebut tidak ada pemimpin, maka lembaga itu akan mati, pemimpinlah sebagai motor penggerak maju mundurnya suatu lembaga.  Oleh sebab itu karakteristik yang baik harus dimiliki oleh setiap pribadi-pribadi pemimpin Kristen masa kini, majunya lembaga-lembaga Kristen memang baik, namun yang terpenting adalah tetap mempertahankan karakter yang baik sebagai seorang pemimpin yang percaya Yesus Tuhan.  Kualifikasi seorang pemimpin supaya menjadi besar diantaranya adalah: 1). Rendah hati, 2). Berani, berani dalam pengertian “ berani karena kebenaran” dan 3). Motivator.
Prolematika yang faktual saat ini adalah krisisnya karakteristik dalam kepemimpinan Kristen, mereka mengabaikan karakteristik dan lebih mengutamakan pengetahuan.  Oleh sebab itu pemimpin tidak cukup hanya cakap dalam memimpin dan menjadi pengajar.  Tetapi seorang pemimpin yang baik adalah mencakup ketiga ranah pendidikan, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik.
Berdasarkan prinsip-prinsip yang diajarkan firman Allah (Alkitab) sangat penting bagi pemimpin Kristen terutama, kepala sekolah Kristen sebagai pemimpin di lembaga pendidikan (di sekolah).  Kepala sekolah Kristen hendaknya memahami dan mengerti tentang prinsip-prinsip yang telah diajarkan Alkitab firman Allah menjadi pedoman dalam kepemimpinan tersebut.  Artinya prinsip-prinsip yang telah disebutkan sebelumnya menjadi acuan untuk memimpin.
Melalui prinsip-prinsip di atas, hendaknya pemimpin Kristen mengimplementasikan atau menerapkan karakteristik ini walaupun masih banyak macam-macam karakteristik yang baik dan dapat diteladani.  Pemimpin yang taat pada profesi adalah pemimpin yang baik.  Tunduk pada profesi berarti tunduk kepada TUHAN sebagai pemberi tanggung jawab tersebut.
Pertama, pemimpin yang rendah hati merupakan langkah pertama untuk mencapai kebesaran atau menjadi populer dan diingat dalam sejarah.  Menganggap orang lain lebih baik, menghargai dan mempromosi serta memberi nilai tambah kepada orang lain yang bekerja sama dengannya merupakan hal yang dapat dilakukan seorang pemimpin yang rendah hati, memberi kesempatan kepada orang lain menjadi populer, dan yang terpenting adalah tunduk mutlak pada perintah TUHAN dan melibatkan TUHAN dalam kepemimpinan mereka.
Kedua, pemimpin yang berani sangat dibutuhkan dalam lembaga pendidikan Kristen dan lembaga Kristen lainya.  Lembaga yang sehat adalah lembaga yang tidak kompromi dengan segala bentuk kejahatan, maksud dari berani di sini adalah berani karena kebenaran, melawan hal-hal yang bersifat mendatangkan dosa seperti korupsi, berdusta dan lain sebagainya.
Ketiga, menjadi seorang motivator.  Pemimpin yang memiliki motivasi tinggi penting dalam lembaga Kristen.  Memberi dorongan pada bawahan atau murid merupakan strategi pemimpin untuk memicu semangat kerja dan belajar pengikut yang sedang dipimpinnya, sehingga pengikut mereka menjadi semangat untuk melakukan sesuatu oleh karena dorongan tersebut memiliki tujuan jelas yang hendak dicapai. 
Pemimpin Kristen dapat memimpin dengan baik, ketika mereka menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman hidupnyaSebaiknya seorang pemimpin memiliki integritas yang tinggi dan dapat dipercaya oleh semua orang.  Pengaruh positif dari seorang pemimpin adalah membangun hubungan komunikasi yang baik antara bawahan dan murid-muridnya, dalam hal ini mereka hendaknya menjadi teladan dan tidak hanya berbicara saja. 
Dampak pemimpin yang demikian akan membuat masyarakat dan pengikut mereka sadar bahwa krusialnya memiliki karakteristik yang baik dan bertindak benar dalam situasi apapun, sehingga kekaguman para bawahan dan murid-murid terhadapnya akan tinggi dan tidak lama kemudian gaya, dan cara berbicara kepemimpinan merekapun akan ditiru oleh pengikutnya. 
Sebagai pemimpin Kristen menjaga wibawa kepemimpinan mereka dalam aspek apapun, memiliki hubungan yang intim dengan Allah Tritunggal, bertindak benar, peduli terhadap pengikut dan murid-murid serta sesamanya serta menjadikan Alkitab sebagai makanan rohani setiap hari, berhikmat, beriman dan tetap berpegang teguh pada kebenaran firman Tuhan, sehingga para siswa-siswi dan bawahannya percaya bahwa masa depan sungguh ada apabila hidup didasari dengan takut akan Tuhan.
B.  Saran-Saran

Judul skripsi yang diangkat oleh penulis adalah “ Keteladanan Karaktersitik Debora Sebagai Pemimpin Menurut Hakim-Hakim 4:1-16 dan Implementasinya bagi Kepala Sekolah SMA Kristen”. 
Pertama, untuk penulis agar dapat meneladani karakteristik yang telah diajarkan Alkitab Firman Allah dan tetap menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kewibawaan, memiliki komitmen hidup yaitu merajut keintiman sejati dengan Allah Tritunggal setiap hari dengan menjadikan hari-hari sebagai hari doa dan Alkitab ( Filipi 3:10; Matius 6:33), serta tunduk mutlak pada perintah dan ketetapan-ketetapan TUHAN sehingga nama TUHAN dipermuliakan melalui gaya hidup sebagai orang percaya Kristus Tuhan.
Kedua, untuk pemimpin Kristen masa kini baik di Lembaga Pendidikan Kanaan Nusantara dan (sekolah), gereja bahkan di lembaga Kristen lainnya, hendaknya memiliki ketiga karakteristik di atas dan dapat diteladani oleh semua orang, sehingga kepemimpinan tersebut membawa perubahan bagi dunia kerja masing-masing di manapun pemimpin itu berada, serta memiliki komitmen yang teguh dalam menjalankan tugas, cakap dalam memimpin, bijaksana dan berhikmat serta memiliki rasa tanggung jawab penuh, berani mengambil keputusan untuk kemajuan lembaga.
Ketiga, untuk para pembaca yang budiman, sebagai orang-orang percaya Yesus Tuhan dan orang-orang Kristen yang takut akan Tuhan, hendaklah memiliki karakteristik yang baik seperti yang telah diajarkan firman Tuhan, menjadi terang di tengah kegelapan dan memancarkan kemuliaan Tuhan melalui sikap hidup sehari-hari.  Sebagai orang yang beriman mutlak kebenaran ini diterapkan, kebenaran dari Tuhan tanpa diragukan lagi, karena itu pemimpin-pemimpin Kristen yang akan muncul nanti menjadi terang bagi semua orang sehingga nama Tuhan dipermuliakan, oleh sebab itu milikilah karakteristik yang baik dan rasa cinta Tuhan dan takut akan Tuhan dalam menjalankan tugas dan pelayanan.